♥ ribbon♥

♥ ribbon♥

Selasa, 04 Oktober 2011

FUN !

if you read the title, you might think that i am so happy right now or something great and fun happen to me... but the thing is, why do i write FUN is because i want to CONSIDER biology as a FUN subject... i was very interesting that only half of Protist chapter have driving me nuts.... oh my god, what a fun subject... :& i'm so so so so so frustrated that i say it was fun. how can we memorize a greek organism which is so not important... i'm sure i'm gonna fail. NOT AN EPIC FAIL !!!!!! what the hell with this subject ???? so not cool... can i just tear my book and go to sleep.... even when the test paper went to my desk, i just want to ask Christine for a remedial already..... hahahaha okay so this is nly a few of it's summary about the protist....

PROTISTA (yeah… happy ☺ !)
Organisme yang memiliki struktur sel eukariot, uniseluler maupun multiseluler dan tidak memiliki jaringan yang sebenarnya

Protista Menyerupai Jamur
Merupakan jamur parasit dan predator yang menghasilkan spora.

Jamur Parasit : Jamur air pengurai uniseluler yang hidup di perairan

Jamur Predator : jamur lendir yang hidup menyerupai Amoeba, juga merupakan jamur yang bermigrasi membentuk struktur seperti spora

KESAMAANNYA DENGAN JAMUR : memiliki struktur yang menghasilkan spora heterotrof parasit atau pengurai

Sebagai pengurai jamur mengeluarkan enzim, enzim ini memecah/merombak senyawa organik dari dari organisme yang sudah mati dan kemudian jamur akan menyerap produk rombakan tersebut dalam bentuk senyawa organik

Jamur Air (oomycota)
Hidup bebas : mendapat nutrisi dari sisa-sisa tumbuhan di kolam, danau, dan aliran air
Jaringan yang mati pada tumbuhan

Saprolegnia : menempel pada ikan atau hewan lain (akuatik)

Patogen
Plasmopora viticola : buah anggur (jamur putih)
Phtophthora infestans : ( penyakit busuk layu pada sayuran)

Reproduksi : aseksual yang menghasilkan sporagonium di ujung hifa , lalu di sporagonium mengasilkan spora” berflagel. Zoospora matang dan keluar dari sporagonium, dan bila jatuh di tempat yang sesuai ia akan berkecambah dan tumbuh menjadi miselium baru

Reproduksi : seksual terjadi penyatuan gamet jantan dan betina, (jantan : anteridium) (betina: oogonium) lalu dihasilkan zigot diploid yang berkembang menjadi spora berdinding tebal. Spora berkecambah menghasilkan miselenium baru


Jamur Lendir (myxomycota) ( Dictyostelium discodeum)

Hidup bebas : amoeboid karena mirip amoeba
Merupakan predator fagosit (menelan bakteri hama spora dan berbagai komponen organik)

Siklus hidup
Tubuh buah dengan struktur pengasilan spora melepaskan spora
Berkembang menjadi amoeboid, makan tumbuh dan breproduksi melalui pembelahan sel secara itosis
Saat makanan sedikit amoeboid mengelompokan menjadi satu agregat yang berlendir
Agregat lendir berkembang dan menjadi struktur yang mengandung spora atau dapay juga bermigrasi ke suatu tempat


Protista Menyerupai Hewan (Protozoa)
Uniseluler dan heterotrofik

Ciri Tubuh :
Mikroskopis
Bentuk sel berubah / tetap
Alat gerak berupa pseudopodia, silia, flagelum
Terdiri dari membran sel, sitoplasma, vakuola makanan, vakuola kontraktil dan inti sel

Membran sel : pelindung serta mengatur keluar masuknya makanan dan gas (sisa makanan padat)
Inti sel : mengontrol aktivitas pada sel
Vakuola makanan
Vakuola kontrktil (berdenyut) ( sisa makanan cair)


Cara Hidup

Heterotrof dan memangsa bakteri, sampah organisme

Habitat :

Amoeba – ectomoeba(hidup di luar tubuh organisme)
Amoeba proteus (hidup di air tawar jernih)
Arcella dan disflugi (hidup di laut)

-Entamoeba (hidup di dalam tubuh organisme)(parasite menyebabkan penyakit)
entamoeba hystolitica , diare
entamoeba disentriae , diare
entamoeba ginggivalis sisa makanan
entamoeba coli (usus manusia)
membusukan sisa makanan
pembentukan vitamin k – pembekukan darah

Reproduksi

Pembelahan biner (aseksual) pembelahan inti, lalu sitoplasma
Penyatuan inti sel vegetatif (seksual)(gamet) konjugasi

Kista protozoa degan sel tidak aktif
Di selubung oleh kapsul polisakarida yang menguntungkan misalnya kekeringan. Jika kondisi lingkungan membaik , kista akan pecah dan protozoa keluar untuk hidup kembali

Rhizopoda

Bergerak dengan penjuluran sitoplasma yang membentuk preudopia(kaki semu)

Berfungsi sebagai alat gerak dan memangsa makanan

Globigerina bercangkang
Amoeba proteus telanjang

Tidak memiliki bentuk tetap karena struktur berubah-ubah
Ektoplasma : plasma sel bagian luar
Endoplasma : plasma bagian dalam

Aseksual dengan pembelahan biner

Umumnya hidup bebas di tanah yang lembab

Amoeba proteus tanah lembab
Difflugia di air tawar

Ciliata
Bergerak dengan siliata ( ramut getar) berfungsi infusoria, dan alat bantu makanan
Dari sitostoma ke sitofaring
Makronukleus : fungsi vegetatif (pertumbuhan dan perkembangbiakan)
Mikronukleus : reproduktif
Trikokis pertahanan diri dari musuh

Hidup bebas di air tawar/ laut
Aseksual , pembelahan biner dan seksual

Flagellate
Bergerak dengan bulu cambuk (flagellum
Sebagian besar mempunyai 2 flagelum ( depan sel – anterior) ( belakang sel-posterior)
Aseksual dan seksual
Hidup bebas di air, simbiosis, parasite

Sporozoa
Kelompok Protista uniseluler yang pada atu tahapan dalam siklus membentuk seperti spora
Tidak memiliki alat gerak, hidup sebagai parasi
Aseksual dan seksual

it looks easy because it's only quater of what i should learn, and more i didn't write the greek thingy,,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


♥ hama beads ♥

♥ hama beads ♥